Merancang Bangun dan Menganalisa Jaringan WAN

Merancang Bangun dan Menganalisa Jaringan WAN
Tugas merancang bangun dan menganalisa WAN (Wide Area Network)
Dan desain web
Di susun oleh :
-siti nurjanah
-siti maryani
-siti rahayu
-robiah adawiyah
-rachmat
-shella nurhaliza
-siti dawiyah
-sarah
Daftar pertanyaan :
1.pengertian WAN
2.macam-macam jaringan WAN
3.perangkat dan fungsi WAN
4.tipe jaringan WAN
Jawab :
1.pengertian WAN
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis
yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN
memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang
terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa
LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer komputer atau
file server pada lokasi lain. Beberapa teknologi WAN antara lain adalah
Modem, ISDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.
2.macam – macam jaringan WAN
PSTN
Adalah jaringan telpon Switched public yang merupakan komunikasi WAN yang kuno dan banyak dipakai diseluruh dunia. PSTN adalah teknologi WAN yang menggunakan jaringan Circuit Switched yang berbasis dial-up atau leased line (selalu ON) menggunakan line telpon dimana data dari digital pada sisi komputer di konversikan ke analog menggunakan modem, dan data berjalan dengan kecepatan terbatas sampai 56 kbps saja.
Leased lines
Leased line atau biasa disebut Dedicated l ine adalah teknologi WAN menggunakan koneksi langsung permanen antar perangkat dan memberikan koneksi kualitas line konstan. Layanan ini lebih mahal tentunya dibandingkan PSTN menurut kebutuhan.
X.25
X.25 dispesifikasikan oleh ITU-T suatu teknologi paket Switching melalui PSTN. X.25 dibangun berdasarkan pada layer Physical dan Data Link pada model OSI. Awalnya X.25 menggunakan line analog untuk membentuk jaringan paket switching, walaupun X.25 bisa saja dibangun melalui jaringan digital. Protocol2 X.25 mendefinisikan bagaimana koneksi antar DTE dan DCE di setup dan di maintain dalam PDN – public data network.
• Anda perlu berlangganan untuk layanan X.25 ini yang bisa menggunakan line dedicated kepada PDN untuk membuat koneksi WAN.
• X.25 bisa beroperasi pada kecepatan sampai 64 kbps pada line analog.
• X.25 menggunakan frame sebagai variable ukuran paket.
• Menyediakan deteksi error dan juga koreksinya untuk menjamin kehandalan melalui line analog yang berkualitas rendah.
Frame relay
Frame relay adalah salah satu Teknologi WAN dalam paket Switching dimana komunikasi WAN melalui line digital berkualitas tinggi. Lebih jelasnya bisa dilihat di Frame relay.
ISDN
ISDN (Integrated services digital network) mendefinisikan standard dalam menggunakan line telpon analog untuk transmisi data baik analog maupun digital. Lebih jelasnya lihat di ISDN disini.
ATM
Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah koneksi WAN berkecepatan tinggi dengan menggunakan teknologi paket switching dengan speed sampai 155 Mbps bahkan 622 Mbps. ATM bisa mentransmisikan data secara simultan dengan digitized voice, dan digitized video baik melalui LAN maupun WAN.
• ATM menggunakan cell berukuran kecil (53-byte) yang lebih mudah diproses dibandingkan cell variable pada X.25 atau frame relay.
• Kecepatan transfer bisa setinggi sampai 1.2 Gigabit.
• Merupakan line digital berkualitas tinggi dan low noise dan tidak memerlukan error checking.
• Bisa menggunakan media transmisi dari coaxial, twisted pair, atau fiber optic.
• Bisa tansmit data secara simultan
Beberapa lagi masih ada termasuk ADSL dan Virtual private network (VPN).
3.perangkat dan fungsi WAN
Perangkat WAN
WAN menghubungkan beberapa LAN melalui jalur komunikasi dari
service provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung
dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat interface.
Perangkat perangkat tersebut antara lain:
1) Router
LAN mengirimkan data ke Router, kemudian Router akan
menganalisa berdasarkan informasi alamat pada layer 3.
Kemudian Router akan meneruskan data tersebut ke interface
WAN yang sesuai berdasarkan routing table yang dimilikinya.
Router adalah perangkat jaringan yang aktif dan intelegent dan
dapat berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur
jaringan dengan menyediakan kontrol dinamis melalui sumber
daya dan mendukung tugas dan tujuan dari jaringan. Beberapa
tujuan tersebut antara lain konektivitas, perfomansi yang reliabel,
kontrol manajemen dan fleksibilitas.
2) CSU/DSU
Jalur komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai.
Untuk jalur digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data
Service Unit (DSU) dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi
sebuah perangkat yang disebut CSU/DSU.
3) Modem
Modem adalah sebuah perangkat dibutuhkan untuk
mempersiapkan data untuk transmisi melalui local loop. Modem
lebih dibutuhkan untuk jalur komunikasi analog dibandingkan
digital. Modem mengirim data melalui jalur telepon dengan
memodulasi dan demodulasi sinyal. Sinyal digital ditumpangkan
ke sinyal suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan.
Modul NTW.OPR.200.(2).A 17
Pada sisi penerima sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal
digital atau demodulasi.
4. Langkah instalasi WAN
o Alat dan Bahan :
komputer secukupnya
kabel cross satu buah
kabel straight secukupnya
USB LAN secukupnya
access point 1 buah
PC router 1 buah
Hub 1 buah
Langkah instalasi :
a. langkah pertama yaitu instalasi access point pada salah satu komputer dengan menggunakan kabel straight, access point kita reset terlebih dahulu, secara otomatis ip address access point akan berubah menjadi 192.168.1.1,buka Firefox Web Browser, pada address kita ketikkan 192.168.1.1 kemudian enter,isikan users dan password sebagai berikut:
users : admin
passwords : admin
kemudian OK
kemudian ip adrees acess point kita ubah menjadi 192.168.100.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 dan gateway-nya 192.168.100.254, kemudian kita save.
b. kalau ip address access point-nya kita ubah, berarti kita juga harus merubah ip address komputer kita supaya sesuai dengan ip access poiint yang sedang digunakan.
c. pasang kabel straight dari hub ke router dan instalasi kabel LAN dari hub ke dua komputer yang akan digunakan.
d. Ubah ip address komputer lain dengan cara menyesuaikan dengan ip address access point,
jangan lupa untuk mengisikan subnetmask dan gateway-nya.
e. pasang satu atau beberapa buah USB LAN pada komputer yang tidak menggunakan kabel
LAN sebagai network, setelah USB LAN kita pasang langkah selanjutnya yaitu meng-install driver, juga jangan lupa untuk mengisikan ip address, subnetmask, dan gateway-nya.
f. setelah itu akan muncul beberapa nama access point yang sedang online
kita pilih slah satunya, untuk konektivitas komputer kita kemudian pilih connect
setelah semua komputer sudah tersambung dalam satu jaringan kita coba dengan membuka internet melalui komputer yang terinstall USB LAN maupun yang menggunakan kabel Lan
apabila semua komputer sudah connect ke internet maka praktikum tadi berhasil dan apabila belum bisa connect, maka kita cek hardware maupun software yang terinstall pada komputer serta jangan lupa untuk mengecek settingan network pada komputer kita.

Leave a Reply